Tepatnya Minggu, 12 Juni 2011 pukul 20:33 sebenarnya (as usual) I have nothing to do. Hanya menghabiskan waktu gw dengan duduk manis di depan laptop, mencari hal-hal yang menarik, terkadang gw mendapatkannya, tapi juga tidak jarang I found nothing. Seperti biasanya di kala gw lagi ga ngapa-ngapain, pikiran gw secara otomatis memikirkan sesorang yang tentunya sudah tidak asing dalam kehidupan gw. Jangankan lagi ga ngapa-ngapain, lagi sibuk aja pikiran gw masih sempat memikirkannya, that's me!
Ada beberapa hal yang sebenarnya ingin gw sampaikan kepadanya, hanya saja lidah gw terlalu kelu untuk mengatakan dihadapannya. Pertama, aku mau bilang makasih banyak karena sudah banyak banget nemenin aku belakangan ini, baik secara langsung maupun tidak. Sudah membuat hari-hariku yang terasa seperti Minggu semua menjadi lebih berwarna. Kedua, wangi kamu bikin aku betah dan nyaman ketika berada di dekatmu. Dari dulu wangi kamu itu selalu membuat aku semakin "nempel" denganmu. Ketiga, kamu terlihat semakin tampan setelah mencukur rambut, dasi yang melekat di bajumu membuat kau terlihat semakin tampan dan gagah.
Teringat hal-hal yang gw lalui bersamanya belakangan ini, ada yang lucu, penuh tanda tanya, dan juga ada yang terlalu frontal. Untuk yang penuh tanda tanya itu adalah saat di mana gw menanyakan untuk kedepannya nanti. Terdapat dua hal yang gw takutin kalau udah menyangkut dia, yang pertama JELAS, gw paling takut kehilangannya, bisa nangis-nangis gw kalau udah menyangkut hal yang satu itu, dan yang kedua gw takut kalau sampai dia marah sama gw, itulah sebabnya gw selalu berusaha untuk hati-hati untuk menjaga perasaannya. Saat gw mencoba untuk mengungkapkan masalah ke depannya, seperti biasa gw ga bisa mengungkapkan sepenuhnya, pasti dibantu sama dia untk menyelesaikan kalimat gw. Salah satu pertanyaan gw adalah bagaimana nanti cara gw ketemu kalau udah kuliah, di mana jadwal kuliah sulit ditebak, apalagi tahun pertama masih padat sekali jadwalnya. Saat dia bertanya "kenapa kangen ya?" gw cuma bisa menganggukkan kepala dengan muka yang seperti penuh dengan harapan. Dan dengan santainya dia berkata, "jalani aja dulu, yang penting kan kita tetap komunikasi, nanti bisa diatur kok waktu untuk ketemunya, makanya kuliahnya jangan jauh-jauh ya". Hal pertama yang ada di pikiran gw, baik banget sih masih mau meluangkan waktunya untuk gw. Kalau udah lagi ngomong yang kaya gitu, mukanya langsung berubah jadi kaya yang ngertiin suasana hati gw.
Oh ya, di sini gw juga seolah mendapatkan hak gw kembali, di mana memang inilah kami yang selalu berkomunikasi setiap saat, saling mengisi waktu luang. Dan itu membuat gw seperti kembali di saat-saat yang lalu. Dia yang memang selalu memberi tau saat sedang berpergian. Di mana gw bisa merasakan keromantisannya kembali. Ada satu kalimat yang membuat gw bener-bener melting pas bacanya, dan entah mesti dengan kata-kata apa harus gw balas, udah ga sanggup gw untuk mikir kata-kata untuknya.
Masih tetap berada pada mimpi-mimpi gw dulu di mana gw masih berharap dapat hidup bersamanya, walaupun gw tau itu tidak akan pernah terjadi, tapi biarkan mimpi-mimpi itu tetap menjadi mimpi sampai kapan pun, siapa tau one day salah satu dari mimpi-mimpi itu ada yang menjadi kenyataan, karena apa yang terjadi di kemudian hari, adalah mimpi-mimpi saat ini.
Dan tentunya tidak lupa dengan kata-kata yang sudah tidak asing diucapkan untuknya, love you :*
8:32 PM
Nabilla's Pages
Posted in: 


0 comments:
Post a Comment