Aku baru sekali merasakan indahnya jatuh cinta.
Merasakan bagaimana rasanya disayangi, dicintai, diperhatikan, dan dilindungi.
Aku begitu nyaman dengan rasa cinta ini.
Bagiku, ia adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan kepadaku.
Kami telah melalui hari-hari yang penuh dengan tatangan bersama.
Dia telah mengajariku apa arti cinta sebenarnya.
Sesungguhnya inti dari sebuah cinta itu adalah saling mempercayai.
Cinta kita tidak mudah begitu saja dipisahkan.
Karena kita memiliki semua yang cinta butuhkan.
Di manakah kita mengetahui akan kekuatan dari cinta?
Yaitu saat kita dapat melewati suatu masalah bersama-sama.
Masalah yang kami hadapi tidaklah ringan.
Tapi karena cinta, kita dapat melalui satu per satu walaupun sangat sulit, bahkan terkadang menyakitkan.
Tidak sedikit air mata yang mengalir di pipiku kala sedang menghadapi masalah ini.
Tapi ia selalu memberikan semangat agar aku tidak menyerah begitu saja.
Semakin banyak dan sulit masalah yang kita hadapi, semakin kuat pula rasa cinta kita.
Karena cinta kita tulus adanya, tercipta dari lubuk hati yang paling dalam, tanpa ada paksaan sedikitpun.
Walaupun aku tahu, sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa memiliknya, dan aku menyadari akan hal itu.
Tapi aku akan berusaha untuk selalu berada di sisinya.
Dia adalah orang yang sangat baik, tidak sedikitpun dia keberatan untuk membagi rasa cinta dan kasih sayangnya kepadaku.
Aku tahu ini bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi dan diterima.
Tapi izinkanlah aku untuk tetap selalu mencintaimu.
Biarkan cinta kita tetap tumbuh untuk menerangi hari demi hari.
Mungkin mereka memang sulit untuk menerima semua ini.
Maka biarkan dunia yang menjadi saksi bisu cinta kita.
Kita semua sama-sama tahu, kalau kita saling mencintai dan menyayangi satu sama lain.
Hanya saja kita dipisahkan oleh waktu dan keadaan.
Seandainya saja aku dapat datang lebih awal di dalam kehidupanmu.
Tentunya kita tidak akan pernah terpisahkan oleh apapun dan siapapun.
Sering kali beribu-ribu pertanyaan tentang dirimu terbesit dalam benakku.
Dan biarlah itu akan selalu menjadi pertanyaanku, karena aku tidak akan pernah mempertanyakannya.
Aku tahu di antara kita saling memiliki perasaan yang begitu kuat, dan kita bisa merasakan itu.
Karena aku selalu bisa merasakan kehadiranmu, dan begitu juga denganmu.
Tahukah kamu, tidak sedikitpun aku berkedip saat melihatmu melintas di hadapanku.
Tapi juga tidak sedikit rasa sakit yang kurasakan saat melihat yang ada bersamamu.
Memang seharusnya aku tidak boleh merasakan hal itu.
Tapi aku ini hanya manusia biasa yang lemah.
Bagaimanapun aku mencoba untuk kuat, tetap saja aku tak kuasa ketika melihatmu bersamanya.
Yang dapat aku lakukan hanyalah memendam rasa ini tanpa perlu kau ketahui.
Aku ingin kau selalu ada di dalam hidupku, walaupun aku tidak akan pernah bisa memilikimu.
Karena hati ini memiliki tempat spesial untukmu seorang.
Entah apa yang sebetulnya aku harapkan dari dirimu.
Jujur yang aku inginkan hanyalah agar tetap bisa selalu bersamamu.
Ingin sekali rasanya mendampingimu sehari penuh, tapi apalah daya dan upayaku.
Bagiku, kamu orang yang sangat berarti dalam hidupku.
Aku tidak akan pernah melepaskanmu dari kehidupanku.
Biarkan mereka berkata, karena mereka hanya tidak tahu apa yang sebenarnya tengah kita hadapi.
Mungkin suatu saat mereka akan mengerti arti cinta kita.
Jika saja aku dapat mengulang waktu kembali.
Tidak akan aku ulangi kesalahan kecil yang berdampak besar hingga sekarang.
Sekarang semuanya terasa semakin berat dan sulit.
Aku mohon kepadamu, agar tetap selalu memberikan kabar kepadaku.
Jika aku masih bisa bertemu denganmu setiap hari seperti dulu, aku dapat bertahan tanpa kabar darimu, atau sebaliknya.
Tapi jika aku tidak bisa keduanya, sungguh itu akan sangat menyiksaku.
Di setiap pintaku, aku selalu berdoa agar aku bisa selalu bersamamu.
Memohon untuk keselamatan dan kesehatan saat kau sedang berpergian.
Dan juga agar kau tetap akan selalu mengingatku.
Kisah-kisah yang telah kita lalui tidaklah sedikit.
Dan selalu ada kenangan di setiap kisah tersebut.
Mana mungkin aku sanggup untuk meninggalkan dan melupakanmu, setelah menjalani hari-hari yang telah kita lalui bersama.
Ya Tuhan, jika memang kami tidak bisa dipersatukan, izinkanlah kami untuk tetap bisa selalu bertemu.
Jika memang kami tidak bisa saling memiliki, izinkanlah kami untuk tetap bisa merasakan rasa cinta yang kami berikan.
Dan jika memang suatu saat kami harus dipisahkan, izinkanlah kami untuk tetap saling mengingat dan menyimpan rasa cinta ini.
Karena sesungguhnya, semua yang aku lakukan adalah untuk membahagiakan hidupnya.
Tidak pernah sedikitpun terbesit untuk menyakitinya.
Karena menyakitimu, berarti juga menyakiti diriku sendiri.
Aku akan selalu menantimu dengan tulus dan setia hingga kapanpun.
Sering kali aku menangis kala bahagia.
Karena aku takut kebahagiaan cinta ini akan sirna.
Sering pula ku merasa sedih saat bersamamu.
Karena aku takut akan kehilanganmu suatu saat nanti.
Memang seperti katamu cinta tidak harus memiliki, walaupun di situlah letak kesempurnaan suatu cinta.
Karena semua orang berhak untuk mencintai dan dicintai oleh siapapun.
Aku akan tetap mencintaimu meski kau tidak dapat kurengkuh dalam pelukanku.
Karena cinta berada di dalam jiwa, bukanlah raga.
Aku tidak pernah peduli apapun kondisi dan posisinya.
Bagiku yang terpenting kamu tetap bahagia dan kamu akan selalu menjadi impianku.
Semua itu rela ku lakukan sebab aku sangat mencintainya.
6:47 PM
Nabilla's Pages
Posted in: 


0 comments:
Post a Comment