Sunday, August 23, 2009

Suaramu, Penyemangatku

Dulu suara itu selalu bisa ku dengar setiap harinya
Tanpa pernah mengenal kata bosan, lelah, dan juga tanpa mengenal waktu.
Suara itu rela semalam suntuk hanya untuk menemani ku
Menemani hati yang sepi ini

Alunan suaranya begitu merdu
Membuat ku selalu bersemangat mendengarnya
Suara itu tak pernah jenuh menemani diriku
Suara lembut nan merdu itu sangat berpengaruh besar pada diri ini
Teman untuk kebahagiaan dan obat bagi kesedihan

Tapi kini suara itu terasa semakin menjauh dan hampir menghilang
Hanya akan terdengar jika ku memanggilnya
Keceriaan seperti berubah menjadi tangisan

Hari-hari menjadi sangat sepi dalam sekejap
Masih terbayang suara merdunya di benakku
Yang membuat ku terbuai di dalam alunannya

Mungkin diri inilah salah satu penyebab hilangnya suara itu
Hanya saja aku tak berdaya
Aku terlalu lemah untuk menghadapi semua ini

Rasa penyesalan yang selalu mengikutiku
Deras air mata mengalir tanpa henti
Tak hanya suara itu yang ku kurindukan
Tetapi yang membuat suara itu datang menghampiri

Kini hanya mimpi dan harapan yang tersisa
Walaupun sakit, aku berusaha untuk menghadapinya

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo